Penunggu balasan; pecinta tulisan; pengagum terang-terangan yang teracuhkan.

Read More

Herlin Aniko as Anikoiy

She was the first born child
Read More

A Secret

She loves you.
Read More

Happier

Ways to be happier
Read More

Graduation

21 Oktober 2017
Read More

Penyerahan Ijazah

Ijazah diserahkan oleh Dekan Fakultas Pendidikan Bahasa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Showing posts with label Featured. Show all posts
Showing posts with label Featured. Show all posts

Monday, January 7, 2019

Stuck In The Night 1

Hasil gambar untuk stuck in the night4 dedek yang tak mempunyai rem di mulutnya berkumpul dan memainkan alat musik, salah satunya berceloteh. Lahirlah sebuah band yang awalnya dinamakan with or without namun dikemudian hari berganti menjadi Stuck In The NIght. Ini cerita tentang mereka dalam versi yang berbeda. Tak terlalu mengenal mereka, tapi dapat kuceritakan bagaimana ku tak sengaja bertemu dengan mereka.

Bagian pertama. Pertemuan.

Pada suatu masa ku masuk ke dalam live DJ Tomat, nah disana kubertemu dengan Sahabat, Tanpa nama dan Djuho. Mereka adalah 4 dedek itu. Tapi ku tak paham dan tak betah dengan mulut mereka yang tak terjaga. Semua kata-kata kotor alias swearing words terucap. Risih dengan ucapan-ucapan mereka ku pergi.

Suatu waktu yang lain, ku masuk lagi ke room DJ Tomat, dan mereka bernyanyi. Nah, disini kumulai bertahan dan terpesona dengan seorang yang memiliki penyebutan huruf r yang spesial. Iya, r-nya tak terlalu jelas dan bertagar. Ku menyukainya. Setiap DJ Tomat live yang kucari hanya sosok r spesial ini. Tak pernah peduli dengan yang lain, karena nama mereka sulit untuk diingat (pada awalnya).

Bagian kedua. Menjadi Peliharaan.

Nah, seperti biasa ku masuk ke dalam live-nya DJ Tomat. Dia dengan sangat bahagianya mencelaku. Ku biasa saja dengan hal itu, kemudian dia berkata "kasihan sekali kamu live gak ada yang dengar". Si tanpa pendengar itu adalah Djuho, kubertanya kepada Tomat dan kemudian ku masuk ke live Djuho. Djuho ini tak se beringas Tomat, dia tak banyak mencela. Dia lebih banyak bergumam.

Bertahan di roomnya Djuho, membuatku memintanya menjadi majiakanku. Iya, aku menghambakan diri menjadi peliharaannya. Aku akan menjadi kucingnya. Dan untuk dikemudian hari dia menamaiku Kohaku, si penjaga angin barat menurut legenda. Disinilah aku menjadi peliharaan dari Djuho.

Read More

Monday, July 23, 2018

Ibu pertamaku.


Ibu pertamaku adalah seorang perempuan yang melahirkanku dari rahimnya. Tidak seperti bayi lain yang terlahir normal. Tidak seperti bayi lain yang terlahir 9 bulan 10 hari. Aku terlahir dengan kurun waktu 7 bulan. Aku prematur. Bayi yang umurnya belum matang untuk melihat dunia yang penuh dengan dosa ini, terlahir dengan sempurna kecuali waktu dan bobot badanya.

Ibuku mewariskan penampakan fisik kepadaku. Rambutnya yang keriting, kulitnya yang kecoklatan, dan matanya yang belo. Ibu bersamaku tidaklah lama, kalau ditotal semenjak kelahiranku kami bersama kurang dari 10 tahun lamanya. Karena minimnya kebersamaan kami, itulah yang membuat kenangan diantara kami sedikit. Tak banyak yang bisa kuceritakan.

Rasanya ibuku tak terlalu pintar memasak, terbukti rasa masakan nenekku yang lebih teringat oleh indera pengecapku. Rasanya ibuku tak pandai bernyanyi, karena lagu anak-anak itu bersenandung indah dari kaset dan tape. Rasanya ibuku tak terlalu menyukai olahraga, karena seingatku badan ibuku juga tidak terlalu proposional. Semua hanya rasanya, karena aku juga tak yakin akan keadaannya sekarang.


Setelah perpisahan dikala aku masih duduk di kelas 2 SD itu, tak ada kabar yang benar-benar datang darinya. Kemajuanteknologi seperti telepon genggamdan media sosial juga tak dapat mempertemukan kami. Dimanapun beliau beraa aku hanya ingin mengucapkan “Terima kasih telah melahirkan aku ibu”.
Read More

Sunday, July 22, 2018

Help me

Hi, bagaimana hidupmu?

Semuanya terkontrol kan?

Sudah lama ya, dan aku merindukan caramu membodohi aku. 
Aku merindukan caramu membohongiku.
Perkenalkan seorang aneh yang mengharapkan kabar darimu. Yang iseng menelponmu dengan telepon kantor. Iya, pagi tadi yang hanya sanggup mengucap salam itu aku. Siapa lagi yang dengan gilanya sanggup melakukan itu?
Aku bertaruh, akulah satu-satunya. Benarkah? (apabila ada yang lebih gila dari padaku, beritahu saja, mungkin kami cocok menjadi gila bersama)

Menurutmu sebegitu terpurukkah aku?
Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Blog Archive

Statistik Aniko

Search This Blog

Jimbon punya Dikta, kucing online-ku

Jimbon kucingnya Dikta adalah hal paling membahagiakan di internet sekarang. Kucing online-ku. Gendutnya gak kira-kira. Kelakuannya ya kayak...

Followers

Copyright © Anikoiy | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com