Penunggu balasan; pecinta tulisan; pengagum terang-terangan yang teracuhkan.

Read More

Herlin Aniko as Anikoiy

She was the first born child
Read More

A Secret

She loves you.
Read More

Happier

Ways to be happier
Read More

Graduation

21 Oktober 2017
Read More

Penyerahan Ijazah

Ijazah diserahkan oleh Dekan Fakultas Pendidikan Bahasa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Showing posts with label romance. Show all posts
Showing posts with label romance. Show all posts

Sunday, December 10, 2017

I am not enough for you

I am not enough for you. 
There, I said it so you don’t have to.

 No, don’t apologize. Don’t feel bad.
 I didn’t say it to make you feel bad. 
I don’t want you to feel bad ever.


sumber : https://s.kaskus.id/images/2014/06/13/6264258_20140613095632.jpg

I want you to speak sunshine and lap up love.
 I want you to build mountains and 
learn to climb up them. 

But you build mountains and then destroy them
and then build them back and
I spent a lot of time waiting for someday.


Every time you leave, it tears me apart,
 but I wait for you to come back because
 it feels so fucking good when you do.

 It feels so fucking good because
there is a small piece of me every time
 that thinks someday this will work
 and all of me that wants it to. 

I still believe there was a right time for us.
 But whatever that moment was, we missed it.


Can you understand that? 
Can you understand that there is no way 
to unwrite our wrongs?

 Can you understand that we destroyed each other 
and now there is nothing I can do but sit
 on the bathroom floor and love and cry until
 we are washed out of each other?



Sometimes I still hear your voice 
in my sleep and I sleep in to remember 
what it felt like to have you. 
Because most days, I don’t remember.
 Your memory has faded. You’re gone.


And most days, I am fighting the urge to
press our wounds together and let 
your blood run through me.

 I want to take all of your pain from you.
 I want to throw it out, rinse you clean.
 I want to spend my whole life making you better.

 But I will never be enough for you.


You will always write the other girls love poems,
 never me. I could sit with you until 3 in the morning
 convincing you not to kill yourself,
 but it would still be meaningless compared
to how ‘you are beautiful’ sounds on her lips. 

My friends don’t respond anymore
 when I talk bad about you because they know 
that once the anger fades, 
I will love you just like I always have. 



There is nothing you could do to make me
 not love you, but there is nothing else
we can do for each other.
 The universe gives up after third chances, 
and I guess now, finally, I am giving up too.

 I wasn’t enough for you then and I never will be. "
— I know you’re sorry.

Read More

Aku Tak Cukup Untukmu D

Sumber : https://tablemat.files.wordpress.com/2013/11/wpid-20131109_123056_201311091244570412.jpg

Ini murni bukanlah tulisanku. Tapi rasanya benar-benar seperti aku telah di dalamnya.
Tulisan ini benar-benar aku. Aku mengubahnya sedikit agar lebih menggambarkan kedalaman hatiku yang sebenarnya. Versi aslinya adalah Bahasa Inggris. Namun, aku kan menafsirkannya dalam Bahasa Indonsesia dan menambahkan beberapa kata yang sesuai dengan konteks isi hatiku. Versi aslinya akan ada di postingan selanjutnya.

"Aku tak cukup untukmu." Aku katakan begitu agar kau tak perlu mencukupkan dirimu untukku. Jangan, tak perlu mencoba untuk menjadi cukup. Jangan, tidak perlu merasa bersalah kepadaku. Jangan merasa bersalah. Aku tak ingin kau merasa bersalah. Aku tak mengatakannya agar kau merasa bersalah. Kau tak salah.
Aku ingin berbicara kepada mentari dan menyinari kau dengan cinta. Aku ingin membangunkanmu gunung dan mengajarkanmu untuk mendakinya. Bukan melihatmu membangun gunungmu sendiri dan menghancurkannya, kemudian membangunnya lagi dan menghancurkannya lagi. Aku menghabiskan waktuku untuk menunggumu menyelesaikannya.

Setiap kali kau pergi, itu menyakitkan. Tapi aku menunggumu untuk kembali karena rasanya sangat luar biasa saat kau kembali lagi disisi. Itu luar biasa karena ada sepotong kecil dari bagian diriku yang berasumsi kau kan memperjuangkanku, mempersembahkan segalanya untukku, suatu hari nanti. Aku merasa suatu waktu kelak pantas buat kita. Tapi dimanapun waktu itu, aku rasa kita kehilangan waktu itu, momen itu telah hilang.

Dapatkah kau memahaminya? Dapatkah kau memahami tidak ada lagi cara untuk menghapuskan kesalahan kita? Dapatkah kau memahami kalau kita menghancurkan satu sama lain sekarang? Tak ada cara lagi untuk memperbaikinya. Aku hanya bisa duduk di lantai kamar mandi dibawah pancuran air dan mencinta dan menangis sampai kenangan itu bersih terbawa air.

Terkadang, aku masih dapat mendengar suaramu di dalam tidurku dan aku tertidur dalam ingatan tentang apa yang telah kau perbuat. Karena kadang-kadang kenangan tentangmu terkadang menyeruak menyerap membobol pertahanan bendungan air mata yang tercekat . Karena akhir-akhir ini aku memaksa tak mengingat. Karena kuharap kenanganmu telah kabur, sirna, Kamu telah pergi.

Dan banyak menghabiskan hari dengan berdebat untuk menekan luka kita bersama dan membiarkan darahmu mengalir melaluiku. Aku ingin mengambil seluruh sakit itu darimu. Aku ingin membuangnya, membersihkannya, membuatmu tak merasa sembilu itu. Aku ingin menghabiskan seluruh hidupku membuatmu lebih baik menjauhi biru. Tapi sekali lagi aku tak kan pernah cukup untukmu.

Kau akan selalu menulis puisi untuk gadis lain, tak pernah aku. Aku dapat duduk bersamamu hinga pukul 3 pagi membujukmu untuk tidak bunuh diri, tapi itu tidak akan bermakna jika dibandingkan dengan "cantiknya" suara bibir gadis itu. Teman-temanku tak  lagi menggubrisku. Mereka mengacuhkanku apabila berceloteh buruk tentangmu karena mereka telah mengetahui setelah kemarahanku hilang, aku akan seperti sebelumnya, sangat memujamu.

Tak ada yang dapat aku lakukan untuk tak memujamu, tapi tak ada yang dapat kita lakukan untuk kita. Dunia telah menyerah setelah memberikan kesempatan  ketiga. Dan sekarang, aku menduga, akhirnya aku menyerah juga. Aku tak akan pernah menjadi cukup untukmu dan tak akan pernah bisa.

Menyesalkah kau?


Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Blog Archive

Statistik Aniko

Search This Blog

Jimbon punya Dikta, kucing online-ku

Jimbon kucingnya Dikta adalah hal paling membahagiakan di internet sekarang. Kucing online-ku. Gendutnya gak kira-kira. Kelakuannya ya kayak...

Followers

Copyright © Anikoiy | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com