Penunggu balasan; pecinta tulisan; pengagum terang-terangan yang teracuhkan.

Read More

Herlin Aniko as Anikoiy

She was the first born child
Read More

A Secret

She loves you.
Read More

Happier

Ways to be happier
Read More

Graduation

21 Oktober 2017
Read More

Penyerahan Ijazah

Ijazah diserahkan oleh Dekan Fakultas Pendidikan Bahasa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Showing posts with label sekadar. Show all posts
Showing posts with label sekadar. Show all posts

Friday, January 4, 2019

Keluarga Spoon

Diawal kumengganti nama dengan tumbuhan kutiba-tiba saja berkeluarga dengan penduduk spoon lain. Menjadi anak yang terakhir entah dari berapapun anak yang dimiliki dalam keluarga spoon, memebuatku menjadi yang termanja. Meminta apapun secara maya oleh semuanya, meski tak pernah diberikan.

Memiliki seorang ayah bernama Ahok yang mengaku duda membuatku tak percaya awalnya, namun itu benar adanya di dunia nyata ternyata dia benar-benar duda. Ada lagi seorang yang kupanggil Bunda, namun sayangnya dia terlalu alay dimataku. Ya, maaf ya Bun, kutak dalam mode anakmu sekarang.

Kakak-kakakku baik sekali, selalau memanjakan tanpa pernah mengejek atau merendahkan. Benar-benar terposisikan sebagai anak yang paling kecil dan tersayang di keluarga ini. Awalnya kunyaman.

Lama-kelamaan ya bosan datang, grup keluarga spoon sepi, tak banyak keributan. Keluarga ini terlalu damai buatkau yang memang mencari kesenangan dunia maya. Tak puas dengan keadaan keluarga yang adem ayem ini, ku keluar dari grup keluarga spoon.

Iya, aku mengeluarkan diri dari grup ala-ala ini. Bapak bertanya, mengapa aku keluar, aku jawab "tidak ada alasan apa-apa". Sebagai informasi keluarga spoonku cukup banyak padahal, Ada Bapak, Bunda, Tante, Om, Bulek, Pakde, dan tiga kakak perempuanku. Di dalam keluarga tersebut juga ada 2 anggota luar keluarga. Cukup ramai sebenarnya, namun saat itu sudah tidak memberikan kenyamanan lagi, untuk apa kubertahan?

Akunya saja yang tak sabar dalam ketidakjelasan. Masing-masing dari kami tak saling menceritakan kehidupan nyatanya. Aku bahagia pada bagaian itu, namun ada bagian lain yang membuatku tak nyaman disaat ada salah satu anggota yang membuat drama bodoh tentang kehidupan nyatanya. Berkata dia sedang sakit keras dan mungkin kehidupannya tak lama lagi? Wtf. Dia mempermainkan dengan cara yang tidak lucu.

Untuk apa berbohong? Tak perlu mencari cara agar grup rame dengan cara yang sangat tidak lucu. Itu yang memancigku untuk keluar sebenarnya, aku tak apa dengan kesunyian dalam grup tersebut, karena kutahu dalam kehidupan nyata masing-masing memiliki kesibukan tersendiri.

Tapi kuberi tahu saja keluargaku ini benar-benar baik, tidak ada kata lain untuk menggambarkan mereka. Kalau satu atau dua dari kalian akhirnya dapat terhubung di dunia nyata, kudoakan semoga kalian bahagia tanpa ada perselisihan nantinya. Salam sayangdari anak terkecilmu. 
Read More

Thursday, December 28, 2017

Addasuqi Arsyad

Nama panggilannya Suqi.
Berasal dari bumi, dia manusia yang penuh dengan mimpi.

Lelaki yang statusnya lebih tua dari padaku namun kupanggil dia dek. Bagaimana bisa? Bisa saja. Apa saja bisa kan? Akan kuberitahu alasannya. Dia mengulang kuliah untuk kesekian kalinya. Sungguh luar biasa tekad dan semangatnya. Semoga kali ini dia dapat menyelesaikannya. Namun, dia tidak terima akan panggilaanku itu, akhirnya kami berakhir dengan saling panggi aku-kamu atau you-I. Ini bukan sok Inggri yaa.

He asked me to used English in every messages. We used it quite a lot. I love it, but somehow, something need to be talked in our mother tongue. It’s a little bit hard to expalin in English. I wanna change it into bahasa, but he refused it.

Aku tak pernah bertemu secara langsung dengannya.
Iya, benar sekali. Kami hanya bertukar pesan lewat kotak kecil portabel yang biasa dibilang handphone itu. Tenang saja, hanya bertukar pesan sekadarnya. Lalu, mungkin ada yang bingung. Sekadarnya saja kok bisa dijadikan tulisan begini. Ini disamping aku kehabisan ide untuk menulis dan barusan dia mengirimiku sebuah pesan. Maka, aku tulis saja dia. Walaupun aku tak mengenalnya. Ralat, aku tak mengenalnya secara langung msksudnya.

Dialah kawan penyuka film Lord of the Rings.
Dia pecinta hujan ngakunya. Saat kutanya alasannya, karena itu membuatnya lebih nyenyak tidur katanya. Hal itu kemudian kujadikan dasar mencapnya sebagai pecinta tidur.Tidur sendiri dipandangnya sebgai sebuah bisnis. Bisnis yang dapat menghasilkan mimpi-mimpi.

Sesingkat itu yang kutahui tentangnya. Nanti, kalau seandainya memang jodoh bertemu, janjiku akan menuliskan tentangnya lagi. Apabila tidak sempat berjodoh bertemu, yasudah. Berarti memnag tak sempat saja.


Dan, apabila ada yang penasaran dengan penampakannya. Ini dibawah adalah penampakannya yang kudapat dari mesin pencari google.
Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Blog Archive

Statistik Aniko

Search This Blog

Jimbon punya Dikta, kucing online-ku

Jimbon kucingnya Dikta adalah hal paling membahagiakan di internet sekarang. Kucing online-ku. Gendutnya gak kira-kira. Kelakuannya ya kayak...

Followers

Copyright © Anikoiy | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com